Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

1.392 Personel Polisi Disiagakan Kawal Demo Buruh di Patung Kuda

1.392 Personel Polisi
Skintific

1.392 Personel Polisi Disiagakan Kawal Demo Buruh di Patung Kuda

Media Pematangsiantar – 1.392 Personel Polisi Pada 29 Desember 2025, sekitar 1.392 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan aksi demonstrasi buruh yang digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Demonstrasi ini diikuti oleh ribuan buruh yang menuntut sejumlah hak mereka, termasuk peningkatan upah, perlindungan pekerja, dan perbaikan kondisi kerja. Aksi yang berlangsung dengan penuh semangat ini menarik perhatian publik dan menuntut pengawasan ketat dari pihak kepolisian.

Tujuan Aksi Demonstrasi

Skintific

Demo buruh yang berlangsung di sekitar kawasan Patung Kuda tersebut merupakan bagian dari rangkaian aksi yang digelar oleh berbagai organisasi serikat pekerja di Indonesia. Tujuan utama dari aksi ini adalah untuk menuntut perubahan dalam kebijakan ketenagakerjaan, terutama yang berkaitan dengan upah minimum regional (UMR), jaminan sosial, dan perlindungan terhadap pekerja informal yang selama ini sering terabaikan.

Selain itu, para buruh juga mendesak pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga tidak mematuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja. Mereka juga menuntut agar hak-hak pekerja, terutama yang bekerja di sektor-sektor yang rentan, seperti industri manufaktur dan konstruksi, lebih dihargai.1.304 Personel Gabungan Kawal Demo Buruh di Patung Kuda Hari Ini

Baca Juga: Ngerinya Tabrakan Beruntun di Tokyo Api Berkobar 57 Mobil Numpuk

Penjagaan Ketat oleh Polisi

Mengingat potensi kerumunan massa yang besar dan situasi yang dapat berubah dengan cepat, pihak kepolisian memutuskan untuk menurunkan kekuatan besar guna mengamankan jalannya demonstrasi. Sebanyak   termasuk Brimob, Sabhara, dan Lalu Lintas, ditempatkan di titik-titik strategis sekitar lokasi aksi di Patung Kuda, serta di sepanjang jalan protokol yang mengarah ke lokasi tersebut.

Kapolda Metro Jaya, Irjen. Polisi Iqbal Setyo, mengungkapkan bahwa penjagaan yang ketat dilakukan untuk memastikan jalannya demonstrasi tetap tertib dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami menghormati hak konstitusional warga negara untuk berdemonstrasi, tetapi kami juga harus memastikan bahwa kegiatan ini tidak mengganggu ketertiban umum dan keselamatan,” katanya.

Selain itu, polisi juga melakukan pemantauan ketat terhadap lalu lintas di sekitar kawasan Patung Kuda. Beberapa ruas jalan utama di sekitar lokasi demo sempat ditutup untuk sementara waktu guna memastikan keamanan dan kelancaran jalannya aksi. Polisi juga menyediakan berbagai titik evakuasi dan pengamanan untuk menghadapi kemungkinan gangguan, seperti bentrokan atau potensi tindakan anarkis dari segelintir oknum yang mungkin saja mencoba merusak tujuan aksi yang damai.

Aksi Demo yang Tertib dan Damai

Meskipun melibatkan ribuan peserta, aksi demonstrasi yang berlangsung di Patung Kuda tersebut secara umum berlangsung damai. Para buruh yang tergabung dalam berbagai serikat pekerja menyampaikan tuntutannya dengan cara yang tertib, seperti orasi, pembacaan pernyataan sikap, serta penyerahan petisi kepada perwakilan pemerintah atau pihak yang berwenang.

Tuntutan utama para buruh adalah untuk meningkatkan upah minimum, yang menurut mereka, tidak lagi mencerminkan kebutuhan hidup layak. Mereka juga meminta agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap regulasi tenaga kerja yang sudah ada, serta menjamin hak-hak pekerja di sektor informal yang tidak tercover oleh kebijakan jaminan sosial dan kesejahteraan kerja.

“Masyarakat buruh di Indonesia sudah sangat lama menunggu perubahan. Kami berharap pemerintah bisa mendengarkan kami, terutama dalam hal peningkatan upah yang sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan hidup di kota besar,” ungkap Ali, salah satu perwakilan buruh dari Serikat Pekerja Sejahtera Indonesia.

Dukungan dan Respons Pemerintah

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyatakan bahwa pihaknya selalu siap mendengarkan aspirasi buruh dan akan terus berupaya untuk menciptakan kebijakan yang dapat menyejahterakan semua pihak.

Pemerintah DKI Jakarta bersama dengan pemerintah pusat akan terus bekerja untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih baik, dengan memperhatikan kesejahteraan dan hak-hak para pekerja,” kata Riza.

Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi pihak kepolisian untuk terus meningkatkan koordinasi dalam pengamanan aksi besar seperti ini di masa depan.

1.392 Personel Polisi Tantangan Buruh di Tengah Perekonomian

Aksi demonstrasi ini juga mencerminkan ketidakpuasan sebagian besar buruh terhadap kondisi ekonomi dan dunia kerja di Indonesia, terutama setelah pandemi COVID-19 yang berdampak besar pada sektor-sektor tertentu. Meskipun ekonomi mulai pulih, masih banyak pekerja yang merasa terpinggirkan dan sulit memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan penghasilan yang ada.

Buruh yang bekerja di sektor informal, seperti pekerja kontrak dan buruh harian lepas, sering kali menjadi kelompok yang paling terdampak oleh kebijakan-kebijakan pemerintah yang kurang memperhatikan mereka. Dengan rendahnya jaminan sosial dan akses terbatas terhadap layanan kesehatan, mereka sering kali harus bekerja dalam kondisi yang kurang menguntungkan dan berisiko.

Kesimpulan

Aksi demonstrasi buruh yang berlangsung di Patung Kuda pada 29 Desember 2025 ini mencerminkan tingginya ketegangan antara buruh dan pemerintah terkait dengan permasalahan upah, hak kerja, dan perlindungan pekerja.

Skintific