Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

54 Jembatan Rusak Diterjang Bencana Pemkab Padang Pariaman Ajukan Rp 3,2 Triliun ke BNPB

54 Jembatan Rusak
Skintific

54 Jembatan Rusak Diterjang Bencana, Pemkab Padang Pariaman Ajukan Rp3,2 Triliun ke BNPB

Media Pematangsiantar – 54 Jembatan Rusak Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengajukan anggaran sebesar Rp3,2 triliun kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperbaiki berbagai infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi.

Kerusakan infrastruktur tersebut meliputi puluhan jembatan, jalan, serta fasilitas publik lainnya yang terdampak banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2025.

Skintific

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengatakan bahwa seluruh kerusakan telah dihimpun dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang diserahkan kepada pemerintah pusat.

Dalam laporan tersebut, kebutuhan anggaran untuk pemulihan infrastruktur mencapai Rp3,2 triliun dari total kerugian yang ditaksir lebih dari Rp5 triliun.

Ia menjelaskan bahwa kerusakan infrastruktur terutama terjadi pada jaringan transportasi yang sangat penting bagi mobilitas masyarakat, termasuk puluhan jembatan yang menghubungkan sejumlah kecamatan di wilayah tersebut.


Infrastruktur Lumpuh, 54 Jembatan di Padang Pariaman Rusak Akibat Bencana

Bencana hidrometeorologi yang melanda Padang Pariaman meninggalkan kerusakan besar pada berbagai fasilitas umum, termasuk jembatan yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mencatat sebanyak 54 jembatan mengalami kerusakan akibat banjir, longsor, dan derasnya aliran sungai.

Bupati John Kenedy Azis menyatakan bahwa kerusakan tersebut berdampak langsung pada konektivitas antarwilayah, sehingga pemerintah daerah segera mengajukan bantuan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Dalam dokumen R3P yang disusun pemerintah daerah, kebutuhan anggaran untuk pemulihan infrastruktur mencapai Rp3,2 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki jalan, jembatan, jaringan air bersih, hingga fasilitas umum lainnya yang terdampak bencana.

Pemerintah pusat sendiri telah mulai merealisasikan sebagian bantuan secara bertahap untuk mendukung pemulihan wilayah tersebut.Prabowo Cek Padang Pariaman: Rumah Rusak Dibantu, Jembatan Dibangun, Akses  Udara Diperkuat - prabowosubianto.com

Baca Juga:  Prabowo Resmikan 218 Jembatan Pemerintah Tak Akan Biarkan Rakyatnya Kesulitan


Padang Pariaman Butuh Rp3,2 Triliun untuk Perbaikan Infrastruktur Pascabencana

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman membutuhkan anggaran besar untuk memulihkan kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan oleh bencana hidrometeorologi.

Bupati John Kenedy Azis menyebut bahwa kebutuhan dana perbaikan mencapai Rp3,2 triliun. Anggaran tersebut diajukan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana melalui dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.

Kerusakan paling signifikan terjadi pada sektor infrastruktur transportasi, termasuk puluhan jembatan yang menjadi penghubung antarwilayah.

Selain itu, bencana juga merusak jaringan air bersih, lahan pertanian, dan sejumlah fasilitas publik lainnya.

Menurut pemerintah daerah, total kerugian akibat bencana di Padang Pariaman diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 triliun sehingga memerlukan dukungan dari pemerintah pusat untuk proses pemulihan.


Banjir dan Longsor Hancurkan Puluhan Jembatan di Padang Pariaman

Banjir dan longsor yang melanda Padang Pariaman menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur daerah. Salah satu dampak paling besar adalah rusaknya puluhan jembatan yang menjadi jalur transportasi utama masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mencatat sedikitnya 54 jembatan mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Bupati John Kenedy Azis mengatakan pemerintah daerah telah menyusun dokumen R3P untuk mengajukan bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Melalui dokumen tersebut, pemerintah daerah mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp3,2 triliun untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak.

Ia berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan bantuan tersebut agar pemulihan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih cepat.


Pemkab Padang Pariaman Ajukan Dana Triliunan untuk Perbaikan Jembatan Rusak

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengusulkan anggaran sebesar Rp3,2 triliun kepada pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Dana tersebut dibutuhkan untuk memperbaiki berbagai infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir 2025.

Salah satu kerusakan paling serius terjadi pada sektor transportasi, di mana sedikitnya 54 jembatan mengalami kerusakan sehingga menghambat mobilitas masyarakat.

Bupati John Kenedy Azis menjelaskan bahwa usulan anggaran tersebut telah dimasukkan dalam dokumen R3P yang diserahkan kepada pemerintah pusat.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Skintific