Temui Forkopimda Dogiyai Kapolda Papua Tengah Sampaikan Permintaan Maaf dan Ajak Perkuat Sinergi
Media Pematangsiantar – Temui Forkopimda Dogiyai Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, melakukan pertemuan dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Dogiyai. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan permintaan maaf terkait dinamika keamanan yang sempat terjadi di wilayah tersebut.
Permintaan Maaf untuk Meredakan Situasi
Permintaan maaf yang disampaikan Kapolda menjadi langkah penting dalam meredakan ketegangan yang sempat muncul di tengah masyarakat. Ia mengakui adanya kekurangan dalam penanganan situasi di lapangan dan berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
Menurutnya, pendekatan humanis menjadi prioritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah, termasuk di Dogiyai yang dikenal memiliki dinamika sosial cukup kompleks.
Baca Juga: Harapan Baru Warga Gunungkidul yang Langganan Kekeringan
Dialog Bersama Forkopimda
Pertemuan dengan Forkopimda menjadi forum strategis untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara aparat keamanan dan pemerintah daerah. Dalam diskusi tersebut, berbagai masukan disampaikan, mulai dari penanganan konflik hingga upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Forkopimda menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas wilayah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat.
Komitmen Perbaikan dan Evaluasi
Kapolda menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi internal terhadap prosedur operasional di lapangan. Langkah ini mencakup peningkatan pelatihan personel serta penguatan pengawasan agar setiap tindakan sesuai dengan standar yang berlaku.
Ia juga memastikan bahwa setiap laporan dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara transparan dan akuntabel.
Pendekatan Humanis Jadi Kunci
Dalam pernyataannya, Kapolda menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam menyelesaikan persoalan di Papua. Ia mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan dialog dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik lebih luas.
Pendekatan ini diharapkan mampu membangun hubungan yang lebih harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.
Harapan untuk Stabilitas Wilayah
Pemerintah daerah dan aparat keamanan memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas di Dogiyai. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan potensi konflik dapat diminimalkan.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.












