Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Lomba ketangkasan baris berbaris perebutkan Piala Bupati Langkat

Skintific

 1 – Lomba ketangkasan Gaya Berita Aktual Lomba ketangkasan 767 Pelajar SMP dan SMA Ramaikan LKBB Perebutan Piala Bupati Langkat

Media Pematangansiantar Lomba ketangkasan Stabat  Sebanyak 767 pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat dari Aceh dan Sumatera Utara mengikuti Pekan Kesiapsiagaan Pelajar dan Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) 2025 di GOR Stabat, Langkat.

Cuplikan acara:

Skintific
  • Hadirnya para siswa dan pembina dari berbagai daerah menunjukkan antusiasme tinggi.

  • Tema kegiatan: Laksana Pemuda Pintar Berkarya.

Menurut Kadis Kominfo Langkat Wahyudiarto, event ini tak hanya kompetisi fisik, tapi juga platform pembinaan karakter, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan.

Bupati Syah Afandin berharap pekan kesiapsiagaan ini bisa menjadi agenda tahunan bahkan berskala nasional agar lebih banyak pemuda dididik untuk menjadi generasi tangguh dan disiplin.

Lomba ketangkasan
Lomba ketangkasan

Baca Juga: Gubernur Jakarta Tawarkan Layanan JakLingko Masuk ke Tangsel, Dishub Lakukan Kajian

2 – Gaya Feature / Inspiratif

LKBB Langkat: Baris-berbaris Lejitkan Karakter Generasi Muda

Di balik sorak dan komando, “Lomba Ketangkasan Baris-berbaris” di GOR Stabat bukan sekadar atraksi baris-berbaris: inilah tempat pembentukan karakter.

Bupati Syah Afandin menyatakan:

“Kedisiplinan anak-anak kita kunci sukses membangun bangsa dan negara.”

Tak kurang dari 767 pelajar dari Aceh dan Sumut mengukir langkah selaras, mematri rasa kebanggaan dan kerja sama. Tema “Laksana Pemuda Pintar Berkarya” menjadi kompas agar generasi muda siap menjawab tantangan zaman—teknologi canggih sekalipun.

Kadis Kominfo Wahyudiarto menambahkan, kegiatan ini menegaskan komitmen Langkat hadir dalam mencetak generasi “hebat”, siap berkiprah di Indonesia Emas 2045.


Artikel 3 – Gaya Editorial / Opini

LKBB Langkat: Baris Kuat, Karakter Hebat

Ketika 767 anak muda dari Aceh dan Sumut melangkah seragam ke lapangan GOR Stabat, terjadi gerakan besar: baris-berbaris sebagai sarana pendidikan karakter.

Bukan soal siapa keluar sebagai juara atau kalah, melainkan semangat:

  • Kedisiplinan, yang menjadi dasar kedewasaan.

  • Kerjasama, saat mereka menjaga irama dan formasi.

  • Kebangsaan, karena bendera merah putih mengawali komando mereka.

Bupati Syah Afandin telah benar:

“Kedisiplinan… kunci sukses membangun bangsa.”

Inilah contoh nyata \– pemkab Langkat memanfaatkan event seperti LKBB untuk membentuk pemuda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga siap menjadi pemimpin masa depan.

Skintific