Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Igor Tudor Dipecat Juventus Merugi Bayar 464 Miliar untuk 2 Mantan Pelatih

Skintific

Igor Tudor Dipecat Juventus Kerugian Besar Setelah Pemecatan Igor Tudor dan Thiago Motta

Media Pematangsiantar – Igor Tudor Dipecat Juventus setelah tim mengalami delapan pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi. Tudor sebelumnya menggantikan Thiago Motta pada akhir Maret 2025, dan berhasil membawa Juventus finis ke posisi ke-empat di Serie A pada musim sebelumnya sehingga lolos ke Liga Champions.

Motta sendiri juga telah dipecat oleh klub sebelumnya, namun kontraknya masih berjalan. Juventus pun masih memiliki beban keuangan terkait kontrak pelatih-pendahulu dan stafnya.

Skintific

Beban Finansial yang Terang

Laporan dari berbagai media menunjukkan bahwa pemecatan pelatih di Juventus bukan hanya soal pergantian staf, tapi juga soal beban besar secara finansial.

Misalnya, Tudor saat diperpanjang kontraknya menerima gaji sekitar €2,5 juta net per musim dalam kontrak baru hingga 2027.

Untuk Motta, kontraknya sampai Juni 2027 dan gaji serta stafnya membuat klub harus menanggung biaya besar meskipun sudah tidak menjalankan tugasnya penuh.

Salah satu artikel menyatakan bahwa Juventus memiliki dua pelatih yang harus dibayar hingga 2027 — Tudor dan Motta — sekaligus harus mencari pelatih ketiga, sehingga beban gaji teknis bisa mencapai €20 juta menjelang penggantian. Terancam Dipecat! Igor Tudor Diberi Ultimatum 6 Laga untuk Selamatkan Nasib  di Juventus | News+ on RCTI+

Baca Juga: ARSENAL Kedinginan di Puncak Klasemen Liga Inggris 2025-26, Man United Keluar Lagi dari 5 Besar

Angka Kerugian & Ketidakjelasan “Rp 464 Miliar”

Sering muncul klaim bahwa Juventus “merugi Rp 464 miliar” atau jumlah setara dalam rupiah untuk membayar dua mantan pelatih — namun data publik tidak menyebut angka persis tersebut dalam rupiah, lebih sering dalam euro.

Igor Tudor Dipecat Juventus Faktor Penyebab Beban Besar

Kontrak jangka panjang dengan nilai tinggi: Motta menandatangani kontrak hingga 2027 sebelum pengangkatannya dibatalkan lebih awal.

 Ketika kontrak diputus lebih awal, klub tetap bertanggung jawab membayar sisa atau klausul pesangon — atau minimal sebagian besar gaji.

Jangka panjang: Kebiasaan mengganti pelatih dengan beban kontrak besar bisa mengganggu stabilitas klub, identitas tim, dan keberlanjutan strategi olahraga.

 Karena beban kontrak lama masih ada, memilih pengganti dengan anggaran terbatas atau dengan risiko finansial tinggi menjadi dilema besar.

Delapan Laga Tanpa Kemenangan Berujung Pemecatan

Manajemen Juventus mengumumkan pemecatan Tudor lewat pernyataan singkat berdurasi hanya 91 kata di situs resmi klub.
Langkah itu diambil usai “Si Nyonya Tua” kalah 0–2 dari Torino pada Derby della Mole akhir pekan lalu. Kekalahan tersebut membuat Juventus turun ke posisi ketujuh Serie A, tertinggal jauh dari zona Liga Champions.

“Klub berterima kasih kepada Igor Tudor atas dedikasi dan profesionalisme selama menangani tim, namun kami merasa perlu melakukan perubahan demi hasil yang lebih baik,” tulis pernyataan resmi Juventus.

Tudor, yang baru kembali ke Turin pada Maret 2025 menggantikan Thiago Motta, sejatinya sempat memberi harapan. Ia membawa Juventus finis di posisi empat musim lalu dan lolos ke Liga Champions. Sayangnya, performa menurun di awal musim ini membuat kesabarannya habis.

Skintific