Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Event Olahraga Disebut Pramono Bikin Indeks Kota Global Jakarta Meroket

Event Olahraga
Skintific

Event Olahraga Mengangkat Citra Ibu Kota: Pandangan Pramono soal Lompatan Indeks Kota Global Jakarta

Media Pematangsiantar – Event Olahraga Jakarta kembali menjadi sorotan setelah sejumlah event olahraga internasional digelar di ibu kota. Menurut Pramono—salah satu tokoh yang banyak menyoroti perkembangan kota besar—serangkaian kegiatan olahraga berskala global itu berkontribusi signifikan terhadap peningkatan posisi Jakarta dalam indeks kota dunia.

Komentar tersebut memantik diskusi publik: benarkah event olahraga mampu mendongkrak reputasi kota sebesar Jakarta?

Skintific

Event Olahraga sebagai Etalase Kota

Bagi Pramono, olahraga bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga showcase yang menampilkan wajah kota. Pada setiap event berskala besar, ribuan atlet, ofisial, media, dan pengunjung mancanegara datang dan berinteraksi langsung dengan fasilitas kota.

Jakarta dalam beberapa tahun terakhir memang gencar memperbaiki wajah transportasi, ruang publik, serta sarana olahraga. Ketika kota ini sukses menggelar turnamen internasional—mulai dari kejuaraan atletik hingga ajang bela diri—perhatian global pun meningkat.

Pramono menyebut keberhasilan event-event tersebut sebagai momentum yang membuat Jakarta tampil lebih percaya diri, seolah berkata kepada dunia: kami mampu menik hosts-level global.

Pramono Apresiasi Sukses Sinergi Dorong Peringkat Kota Global Jakarta


Baca Juga: Daftar 30 Negara Lolos ke Piala Dunia 2026, Spanyol, Swiss dan 2 Tim Lainnya Bisa Menyusul Lolos

Dampak pada Indeks Kota Global

Indeks kota global biasanya menilai berbagai aspek, seperti:

daya tarik wisata,

infrastruktur transportasi,

keberlanjutan lingkungan,

kapasitas menyelenggarakan event internasional,

kualitas layanan publik,

hingga stabilitas sosial.

Event olahraga memberi efek berlapis: memperkuat branding kota, menstimulasi ekonomi kreatif, serta membuka peluang liputan positif dari media asing.

Pramono menilai bahwa keberhasilan Jakarta mengelola beberapa event besar mampu memperbaiki indikator yang berhubungan dengan global exposure dan urban readiness. Walau bukan satu-satunya faktor, kontribusinya disebut cukup signifikan untuk mendorong kenaikan skor.


Olah Raga sebagai Pendorong Ekonomi dan Reputasi

Perekonomian kota juga ikut bergerak. Hotel terisi, transportasi meningkat, UMKM kebanjiran peminat, dan pusat perbelanjaan menjadi lebih ramai. Efek ini menciptakan citra kota yang “hidup” dan dinamis.

Pramono menekankan bahwa kota dunia diukur bukan hanya dari gedung pencakar langit, tetapi juga kemampuan mengelola kerumunan besar, menyediakan akses publik yang efisien, serta menciptakan pengalaman menyenangkan bagi tamu internasional.

Di titik inilah event olahraga memainkan perannya.


Jakarta Menuju Kota Global Sesungguhnya

Meski begitu, sejumlah pengamat mengingatkan bahwa peningkatan indeks kota tidak serta-merta selesai hanya dengan event olahraga. Tantangan seperti polusi, transportasi terintegrasi penuh, ruang hijau, hingga kualitas hidup warga sehari-hari tetap menjadi pekerjaan rumah.

Namun Pramono melihat optimisme: event olahraga adalah batu loncatan, bukan tujuan akhir.

Ia mengajak publik melihat momentum ini sebagai peluang untuk melakukan transformasi kota secara lebih menyeluruh. Menurutnya, apabila Jakarta mampu mempertahankan konsistensi antara infrastruktur, kualitas pelayanan, dan agenda event internasional, peningkatan peringkat kota global bukan sekadar euforia sementara.


Penutup: Olahraga Jadi Medium Diplomasi Kota

Kisah Jakarta menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi jembatan diplomasi antara kota dan dunia. Bukan hal baru apabila kota-kota besar seperti Tokyo, London, dan Singapura menggunakan olahraga sebagai strategi branding.

Kini, menurut Pramono, Jakarta mulai berada pada jalur yang sama—memperkenalkan diri melalui penyelenggaraan event-event besar yang tak hanya menyatukan masyarakat, tetapi juga membawa nama ibu kota semakin dikenal di panggung global.

Skintific