1. Penerima BLT DBH CHT “Penerima BLT DBH‑CHT Siantar Sampaikan Terima Kasih ke Wali Kota Wesly”
Media Pematangsiantar Penerima BLT DBH CHT Penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBH‑CHT Tahun 2025 telah dijalankan secara simbolis oleh Pemko Pematangsiantar melalui Bank Sumut, dengan total 1.258 penerima manfaat terdiri dari keluarga penyandang disabilitas, anak stunting, penderita TB dan buruh pabrik rokok (Rp 1.200.000/orang)
Salah satu penerima, Dwinanda Palupi, menyebutkan rasa syukurnya kepada Wali Kota Wesly Silalahi, karena bantuan sangat membantu kebutuhan pokok keluarganya, terutama dalam merawat anak berkebutuhan khusus
Demikian pula Marselina Luki Argubi, yang memiliki anak mengalami stunting. Ia berharap program seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya nyata bagi pertumbuhan anak dan biaya hidup keluarga
Pemerintah Kota melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Plt Kadinsos P3A, menekankan bahwa program BLT ini merupakan bagian dari upaya pemulihan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mereka juga memastikan penyaluran berlangsung transparan dan tepat sasaran, dengan verifikasi data yang melibatkan kelurahan, kecamatan, dan PT STTC
2. Artikel Naratif: “Nilai Empati: Ketika Penerima BLT Ucapkan Terima Kasih ke Wesly”
Di pagi yang cerah di Pematangsiantar, pemandangan haru muncul saat warga penerima BLT DBH‑CHT duduk rapi menunggu giliran pencairan. Para keluarga ini membawa harapan meski hidup penuh tantangan. Ketika nama mereka disebut, satu persatu melangkah maju sambil menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah—khususnya figur Wali Kota Wesly Silalahi.
Baca Juga: Tim Gabungan Kodim 0212 Tapsel Temukan 3 Hektare Ladang Ganja di Perbukitan Mandina
Dwinanda Palupi, seorang ibu dari anak berkebutuhan khusus, tak kuasa menahan rasa haru. Dengan kata-kata sederhana, ia menyampaikan, “Terima kasih Bapak Wesly telah memperhatikan kami.” Suaranya bergetar, menandai harapan yang muncul dari bantuan tersebut.
Tak jauh darinya, Marselina Luki Argubi—ibu dari anak stunting—mengaku sangat terbantu. Ia berkata, bantuan ini memberi peluang agar anaknya dapat terus berkembang tanpa terbebani biaya tambahan. “Uang ini kami gunakan semaksimal mungkin untuk masa depan anak,” ujarnya tegas.
Kehadiran BLT DBH‑CHT pun membawa wajah bahagia baru: senyum para penyandang disabilitas, petani tembakau, buruh pabrik rokok, dan lainnya. Di tengah berbagai masalah sosial ekonomi, kehadiran program ini menghadirkan secercah perhatian dari pemerintah yang terhitung hangat dan personal.
Di balik layar, Pemko bersama Dinsos P3A dan PT STTC bekerja keras memastikan data penerima valid. Sekda Junaedi Antonius Sitanggang menegaskan bahwa bantuan ini hanya untuk yang benar-benar layak—dihitung berdasarkan data terpadu yang akurat dan melalui koordinasi lintas wilayah
Akhirnya, bukan hanya soal uang tunai Rp 1,2 juta per orang.
Ringkasan Perbandingan
| Aspek | Artikel Informatif | Artikel Naratif |
|---|---|---|
| Gaya | Fakta, data, kutipan langsung | Cerita emosional, deskriptif, menggugah hati |
| Fokus Cerita | Penyaluran, jumlah penerima, pernyataan resmi | Ekspresi rasa terima kasih dan dampak personal |
| Dialog / Kutipan | Sponsor resmi, data administratif | Kutipan personal dari penerima BLT |












